Deg-degan UN

kisi-kisi-materi-un-antropologi-nih-lBDVa5rW5O
Ilustrasi foto Okezone.com

Semenit mendilatasi, hati pun kembali ‘deg-degan’ menghadapi sebuah peristiwa yang bernama ‘Ujian Nasional’ tak ubah seperti hari pertama saya menjalani Ujian Nasional.

Peristiwa mengharu biru, tidur tak cukup, aktivitas dikurangi, hingga rentetan cerita lain. Dalam lingkupku menjemput peristiwa ini seperti metamorfosa ‘Berlayar’, perlu siasat agar capai daratan yang diimpi, atau pada akhirnya karam. Berbagai ritual dipersiapkan untuk mempersiapkan sebuah pelayaran. Mulai bekal intelektual hingga bekal spritual, sebab ada perjalanan yang panjang disana. Daratan adalah takdir yang hendak di tuju, tetapi lautan yang luas dan ombak yang ganas adalah sebuah rintang yang perlu dilalui, perlu perahu yang kokoh, kapten yang andal, dan bekal yang banyak, agar tak karam.

Perahu sebagai Sekolah ,Kapten sebagai guru, bekal adalah kita, dan daratan adalah masa depan. Sungguh, peristiwa UN adalah salah satu berbagai peristiwa yang memodeli persepsi diri dari sekian momen-momen kehidupan yang lain. Betapa tidak UN SMA adalah gerbang berikutnya untuk berproses sebagai manusia, setidaknya bagi yang bercita mengambil gelar sarjana.

Mungkin kini dimensi itu telah berbeda, meski UN tak lagi menjadi penentu syarat kelulusan. Tetapi saya yakin peristiwa itu masih tetap menjadi hal yang ‘deg-degan’.

Bagi yang sedang dalam peristiwa ini, Selamat Menjalani Ujian Nasional 4-7 April 2016.

Semoga Kesuksesan menanti.

Iklan

1 Comment

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s