Tersesat

Tuhan kau ada dimana

Aku mencarimu seperti Ibrahim

Aku tersesat

Aku mencarimu seperti Musa

Aku Tenggelam

Aku mencarimu lewat Khidir

Kau begitu rumit

Lalu kau berpetuah

Lihatlah semesta

Agar mengerti

Agar melihat

Agar berpikir

Untuk menyatu

Lalu bagaimana aku bisa mengertimu semesta

Telanlah aku

Biar aku bisa menyatu dengan tulang dan sendimu

Biar aku merasa menyatu dengan detak jantungmu

Biar aku bisa menyatu dengan sum-sum mu

Lalu bagaimana bisa mengertimu tuhan

Kau tak punya mulut untuk menelanku

Tak kau punya pula tulang dan sendi

agar aku bisa menyatu

Tak kau punya denyut jantung

agar aku bisa merasa kehidupanmu

Tak kau punya pula sum-sum

agar aku bisa mengalir dalam darahmu

Tuhan megertilah aku

Sebenarnya dirimu dimana?

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s